Update
Shoffa Ashhabul Kirom
XI-TKJ(2014-2015)
SMKN 3 Balikpapan

Jumat, 22 Agustus 2014

Konfigurasi DNS Server Linux





Assalamu'alaykum Wrb
Hello Sahabat Blogger, apa kabar semua? semoga baik-baik saja ya :)
kali ini saya akan menerangkan cara mengkonfigurasikan DNS(Domain Name System) Server pada Linux Khususnya Debian 5
sambil menunggu guru Teknik menerangkan didepan kelas, mari kita belajar duluan agar tahu apa yang akan dibahas selak beluk tentang Mengkonfigurasikan DNS Server Linux Debian 5

Mari Kita Download Turorialnya dibawah ini :

Link

Sumber : Ip-Tester.Blogspot.com dan Lain-lain




Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Sebelum kita memulai untuk menginstallasi dan mengkonfigurasi DNS, Login terlebih ke sistem linux sebagai super User (root) dengan perintah (sudo su/sudo –i). Dan catatlah, berapa nomor IP address PC yang anda gunakan. Gunakan perintah # ifconfig

2 Selanjutnya lakukan pencarian paket bind9 pada mirror, supaya kita tahu paket apa saja yang diperlukan untuk menginstal DNS dengan perintah :
# apt-cache search bind9|grep bind9|more tekan Enter

Hasilnya, paket yg diperlukan untuk menginstall Bind9 ada, yaitu: bind9 –(Internet Domain Name Server) 

3)Selanjutnya lakukan installasi paket tersebut dengan perintah : 
Cek dahulu apakah paket bind9 nya sudah diinstall/belum.dengan perintah : 
”dpkg –l |grep bind9” Enter 
Hasilnya ternyata paket Bind9 nya belum di install (bind9 - Internet Domain Name Server)
•Jika sudah remove dulu paket tersebut, dengan perintah : “dpkg –P bind9”
•Jika belum diinstall lakukan installasi dengan perintah : 

3.    Masukkan perintah berikut :
# apt-get install bind9  Bisa Juga apt-get install bind9” Enter
4.    Lakukan konfigurasi dengan menginputkan perintah berikut:
# pico /etc/bind/named.conf.local

catatan : saat penginstalan biasanya system meminta CD bootable ubuntu, maka masukan cd tersebut lalu tekan enter. Sampai proses penginstallan berhasil. (OK)

Isikan teks berikut dibawah baris “// Do any local configuration here” :
zone tekajeone.net {
              type master;
              file “db.1”;
};

zone 1.1.1.in-addr.arpa {
              type master;
              file “db.2”;
};


Lalu simpan (Ctrl+o), dan exit (Ctrl+x).
Seperti tampak pada gambar berikut :

5.    Selanjutnya masukkan perintah berikut :
# pico /var/cache/bind/db.1
Lalu isikan teks berikut :
$TTL        0
@              IN        SOA   ns.tekajeone.net     your.email.address (0 0 0 0 0)
@              IN        NS      ns
@              IN        A         1.1.1.1
ns             IN        A          1.1.1.1
www         IN        A         1.1.1.2
mail          IN        A          1.1.1.3

Lalu simpan (Ctrl+o), dan exit (Ctrl+x)
Tampak seperti gambar berikut :        

6.    Selanjutnya masukkan perintah berikut :
# pico /var/cache/bind/db.2
Lalu isikan teks berikut :
$TTL        0
@              IN        SOA   ns.tekajeone.net     your.email.address (0 0 0 0 0)
@              IN        NS      ns
1                IN        PTR    @
1                IN        PTR    ns
2                IN        PTR    www
3                IN        PTR    mail


Lalu simpan (Ctrl+o), dan exit (Ctrl+x)
Tampak seperti gambar berikut :
7.    Lalu restart aplikasi bind9 dengan cara menginputkan perintah berikut :
# /etc/init.d/bind9 restart
8.    Selanjutnya kita uji dengan cara memasukkan perintah berikut :
# dig –x 1.1.1.1


Inilah tampilan konfigurasi yang berhasil :
Note :
 - pada konfigurasi di file named.conf.local , tepatnya di zone ke 2, ip address kita balikkan. misalnya ip kita 192.168.10.1 maka kita konfigurasi 10.168.192.
- www = untuk name server alias. mail = untuk mail server nantinya.
-ip saya 1.1.1.1 sesuai pada postingan sebelumnya
- gunakan tomol tab di pengisian file db.1 dan db.2

SEKIAN

Sumber : http://ihsan-salingberbagi.blogspot.com/2013/02/konfigurasi-dns-server-di-debian-5-leni.html#more dan Tester-ip.blogspot.com


By : Shoffa Ashhabul Kirom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tester-ip
Shoffa Ashhabul Kirom